Selasa, 12 Maret 2019

5 Pantangan Ibu Hamil

Selamat datang diblog kami kali ini kami akan menyampaikan informasi tentang 5 Pantangan Ibu Hamil.

Pantangan ibu hamil perlu diketahui untuk menghindari dampak yang tidak baik bagi kehamilan. Pantangan ibu hamil bisa berupa makanan tertentu atau kebiasaan-kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.
Ibu hamil pasti tidak ingin hal yang buruk terjadi pada bayi dalam kandungannya. Untuk melindungi Si Buah Hati, ada beberapa pantangan yang sebaiknya Anda hindari, karena dapat membahayakan kandungan.

1.Merokok

Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.

2.Mengonsumsi Minuman Keras

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.

3.Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.

 4.Sauna atau Berendam Air Panas

Penelitian menunjukkan bahwa risiko keguguran dan cacat lahir dapat meningkat hingga dua kali lipat, jika Anda melakukan sauna atau berendam di air panas terlalu lama. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk membatasi waktu mandi hingga kurang dari 15 menit.



5.Kelebihan Berat Badan

Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

postby.novifitri28























Minggu, 03 Maret 2019

selamat datang diblog kami, kali ini akan menyampaikan informasi tentang Makanan Yang Baik Untuk Ibu Hamil 8 Bulan 
 Memasuki usia minggu akhir di bulan ke 8, gerakan janin semakin aktif, janin akan menendang. Pada minggu ini beban kerja jantung semakin berat disebabkan karena
pengenceran darah yang semakin meningkat Sehingga ibu hamil yang memiliki riwayat kesehatan preeklamsia atau hipertensi sebaiknya memperhatikan asupan konsumsi untuk mengurangi kenaikan berat badan yang berlebih dan membebankan kerja jantung.
 Berikut ini adalah makanan yang baik untuk ibu hamil yang dapat memberikan manfaat lebih untuk kehamilan di bulan ke 8 :

 1. Nasi Merah dan Umbi-umbian

  Pada usia kehamilan 8 bulan ibu hamil harus dapat menjaga asupan nutrisi.Salah satunya sumber kalori, ibu hamil harus tetap memperhatikan kalori untuk plasenta dan pertumbuhan janin. Ibu hamil dapat memperoleh asupan kalori dari kentang, singkong, kacang-kacangan, beras dan umbi-umbian. Disarankan ibu hamil mengkonsumsi beras merah karena selain memiliki kandungan serat yang biasanya dialami oleh ibu hamil menjelang persalinan adalah sembelit.

2. Sayuran warna orange dan hijau Sayuran

 dengan warna orange memiliki kandungan vitamin A yang lebih banyak sehingga dapat membantu dalam imunitas, perkembangan embrio dan pertumbuhan. Dengan mengkonsumsi vitamin A yang cukup maka akan mengurangi risiko bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Selain sayurana yang berwarna orange dan hijau anda dapat melengkapi kebutuhan vitamin A dari hati ayam, kuning telur dan susu.Variasikan menu harian anda dengan mengkonsumsi sayuran hijau.

3. Kacang Kedelai

 Kacang kedelai memiliki kandungan vitamin B yang bermanfaat untuk ibu hamil di bulan ke 8. Vitamin B1 dan Vitamin B2 akan membantu dalam proses metabolisme sedangkan untuk vitamin B12 dan vitamin B6 akan membantu dalam pembentukan sel darah merah dan DHA. Sedangkan untuk B6 akan membantu dalam proses metabolisme yang berperan dalam sel saraf. Anda dapat melengkapi kebutuhan Vitamin B6 selain dari kacang kedelai yaitu dari ikan, susu atau gandum.

4. Jeruk dan Brokoli

 Kandungan vitamin C yang terdapat di dalam sayur dan buah di atas dapat membantu untuk memberikan antioksidan dan melindungi kerusakan jaringan. Selain itu vitamin C sangat baik untuk penyerapan zat besi sehingga membantu ibu di kehamilan 8 bulan untuk mempersiapkan persalinan tanpa resiko anemia. Selain Jeruk dan brokoli anda dapat mengonsumsi tomat atau strawberry yang memberikan kandungan vitamin C.

5. Air

 Dehidrasi akan mengakibatkan gangguan kesehatan untuk ibu hamil sehingga yang dapat anda lakukan di bulan ke 8 salah satunya dengan menjaga asupan cairan yang dapat mengatur suhu tubuh dan mengatur proses metabolisme sehingga dapat menjaga kesehatan mempersiapkan menjelang persalinan.

Dengan demikian bagi anda yang sudah memasuki kehamilan di bulan ke 8 sangat penting untuk menjaga asupan nutrisi dan cairan sehingga membantu untuk mengurangi risiko masalah kesehatan menjelang persalinan.

terimakasih sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

postby.novifitri28






Rabu, 27 Februari 2019

Selamat datang diblog kami, kali ini kami akan menyampikan informasi tentang Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Ibu Hamil
Asupan makanan tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan selama masa kehamilan, apalagi setiap makanan yang dikonsumsi ibu hamil dapat berpengaruh pada janin.
Salah satu jenis makanan yang dibutuhkan adalah yang kaya akan nutrisi. Makanya Moms harus tahu sayuran yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk mendapatkan asupan terbaik bagi pertumbuhan janin.

1.Ubi Jalar

Ubi jalar sangat kaya akan beta-karoten, yang dapat menghasilkan vitamin A. Vitamin ini sangat penting untuk pertumbuhan dan diferensiasi sebagian besar sel dan jaringan untuk perkembangan janin yang sehat.
Ibu hamil umumnya disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin A mereka hingga 10-40 persen. Namun, mereka juga disarankan untuk menghindari jumlah yang sangat tinggi dari sumber vitamin A berbasis hewan, yang dapat menyebabkan racun jika dimakan berlebihan.


2.Brokoli

Brokoli mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil seperti serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat dan kalium. Tak hanya itu, brokoli dan sayuran hijau kaya akan antioksidan serta mengandung senyawa tanaman yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dan pencernaan.
Karena kandungan seratnya yang tinggi, sayuran ini juga dapat membantu mencegah sembelit, yang merupakan masalah yang sangat umum dialami ibu hamil. Mengonsumsi sayuran berdaun hijau juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko berat badan lahir rendah.

3.Kacang Polong

serta sumber zat besi, asam folat, kalium, magnesium, dan asam lemak esensial yang sangat baik dan penting bagi Moms ketika hamil.
Makanan ini juga merupakan makanan yang bagus untuk mendapatkan serat guna membantu mencegah dan meredakan sembelit dan hemoroid.

4.Bayam

Sama seperti brokoli, sayuran yang satu ini juga banyak mengandung banyak zat besi dan asam folat. Kandungan vitamin dalam sayur ini cukup banyak dari mulai vitamin A, vitamin C, dan vitamin K yang sangat dibutuhkan ibu hamil karena memberikan banyak nutrisi alami pada janin.
5.Tomat

Buah tomat memiliki kandungan antioksidan yang sangat baik untuk kecantikan kulit. Tidak hanya itu tomat juga sangat baik untuk dikonsumsi perempuan yang sedang hamil. Kandungan vitamin C dan zat besi yang tinggi dalam tomat bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel pada ibu hamil.

6.Wortel

Wortel mengandung banyak betakaroten yang berguna untuk perkembangan sel dan jaringan saraf pada janin. Tingginya antioksidan dalam sayuran ini diperlukan Moms agar dapat menangkal radikal bebas.
Selain itu, wortel mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi bayi, serta mampu memperkuat sistem imun ibu selama masa kehamilan. Setelah melahirkan, wortel juga bisa meningkatkan kualitas ASI, lho.

Nah, mulai sekarng Moms sudah tahu bukan sayuran apa saja yang harus banyak dikonsumsi selama kehamilan? Tak sulit, hanya perlu menemukan resep nikmat untuk mengolahnya.
terimakasih untuk informasinya semoga bermanfaat.

postby.novifitri28




Selamat datang diblog kami, kali ini kami akan menyampiakan informasi tentang Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Agar Bayi Terlahir Jenius.

Seorang Ibu yang sedang mengandung, tentu ingin anaknya lahir d
engan sehat, sempurna, dan menjadi anak yang cerdas nantinya.
Asupan makanan yang dimakan si ibu rupanya mempengaruhi tumbuh kembang anak dalam kandungan. Yuk simak artikel berikut ini 10 makanan sehat untuk ibu hamil agar bayi terlahir jenius.
Nutrisi untuk Perkembangan Otak Janin
Siapa sih ibu yang tidak ingin bayinya sehat, sempurna, bahkan jenius? Tentu semua ibu menginginkan yang terbaik untuk anaknya.
Tumbuh kembang bayi yang masih di dalam kandungan dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.
Nah, bagi para calon ibu sekalian, sudahkah Anda mengkonsumsi makanan yang mendukung tumbuh kembang fisik dan kecerdasan anak Anda?

Beberapa kandungan makanan ini akan membantu perkembangan otak janin kandungan:

1.Omega 3

 Omega-3 memiliki efek yang positif bagi perkembangan otak dan kecerdasan. Makanan yang     mengandung Omega-3 merupakan makanan yang sangat direkomendasikan untuk ibu hamil,  terutama untuk ibu hamil 4 bulan. Karena pada saat itu otak janin sedang mengalami perkembangan.

2.Asam Folat

Selain omega-3, asam folat juga berperan penting bagi perkembangan dan kesehatan janin. Asam folat juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kecerdasan bayi.
Asam folat jika tidak tercukupi akan menyebabkan bayi memiliki risiko cacat dan lahir prematur.
Pemenuhan asam folat menjadi hal yang penting saat hamil, dan menjadi salah satu makanan yang memberikan manfaat bayi cerdas sejak dalam kandungan.

 3.Protein

Protein adalah nutrisi yang sangat penting bagi pertumbuhan den perkembangan sel, termasuk perkembangan sel otak.
Protein dapat membuat bayi lebih sehat dan juga cerdas dalam kandungan.

4.Zat Besi

Zat besi dapat memberikan manfaat bagi kecerdasan janin sejak dari kandungan. Zat besi dapat mencegah anemia pada ibu hamil, sehingga sel-sel darah merah tersedia dan dapat menyuplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin.
 
5.Antioksidan

Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat mempengaruhi perkembangan otak janin. Selain itu antioksidan juga diperlukan untuk kesehatan si ibu.
Makanan Untuk Ibu Hamil Agar Bayi Terlahir Jenius.
ada bagian di atas sudah dibahas kandungan makanan (nutrisi) yang dapat membantu perkembangan otak janin dalam kandungan.
Nutrisi-nutrisi tersebut dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang di dalamnya terkandung nutrisi tersebut.
Berikut adalah 10 makanan yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan membantu perkembangan otak janin.

Oh iya, Moms, selain dari makanan, anak dapat tumbuh cerdas karena mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Banyak orangtua yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah yang berkualitas tapi terkendala oleh biaya. Anda tidak mau seperti itu ‘kan? Yuk mulai siapkan dana pendidikan untuk sang buah hati dari sekarang!
terimakasih sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

postby.novifitri28

 




Senin, 25 Februari 2019

Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Selamat datang diblog kami, kali ini kami akan menyampaikan informasi tentang Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil.

Mengapa kesehatan ibu hamil sering menurun?   
 
Saat hamil, sistem imun tubuh seorang ibu akan banyak mengalami perubahan. Ini karena kehadiran janin di dalam tubuh ibu dianggap sebagai “benda asing”.

Sebagian DNA dari suami yang ada pada janin, terbaca sebagai makhluk asing. Akibatnya, kekebalan tubuh ibu harus bekerja keras, untuk melindungi janin.

Namun di satu sisi, kesehatan ibu hamil pun akan mudah menurun. Terlebih ketika sebagian nutrisi yang ibu butuhkan kini malah diserap oleh janin.

Maka tak terhindarkan lagi bila grafik kesehatan ibu hamil seolah seperti roller coaster; suatu saat merasa sangat sehat, namun bisa jadi tiba-tiba merasa sangat lemah.

Bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil?
Cara terbaik untuk menjaganya tentu saja dengan mengikuti cara-cara hidup sehat yang benar, yaitu:
 
 1. Cuci tangan dengan sabun
Pada sebuah artikel, American Pregnancy disebutkan bahwa salah satu hal yang seringkali menyebabkan menurunnya kesehatan ibu hamil adalah karena ibu terpapar dengan sumber-sumber penyakit.Untuk itu sering-sering mencuci tangna dengan sabun adalah langkah pertama sekaligus paling mudah untuk menjaga kesehatan ibu hamil.

2. Penuhi asupan nutrisi
Hal ini bisa jadi tidak mudah bagi ibu yang mengalami morning sickness di awal kehamilannya. Vitamin dapat membantu memenuhi asupan nutrisi ibu hamil.
 
3. Tenang dan cukup beristirahat
Cobalah lakukan terapi terhadap diri sendiri dengan cara membiasakan diri untuk tenang, dan ubah pikiran atau kecemasan negatif yang terlintas.

Bacalah sinyal tubuh. Jika memang sedang lelah dan ingin istirahat sejenak, cobalah untuk beristirahat.

4. Lakukan olah raga ringan
Memang akan lebih baik jika melakukan olah raga sejak sebelum hamil, namun memulainya setelah hamil pun juga tidak masalah dengan catatan dokter menyatakan bahwa kehamilan bunda sehat, dan tidak terjadi gangguan apa pun. Olah raga juga bisa membantu ibu untuk tidur malam dengan lebih baik.
 
 5. Hindari stres

Begitu kehamilan diketahui, alangkah lebih baiknya bila ibu kemudian mengurangi beberapa kegiatan yang bisa membuat ibu mudah stres. Jika ibu merasa stres, bila perlu lakukan bedrest agar tingkat stres yang dirasakan bisa segera menurun.
Stres tidak hanya dapat menurunkan kesehatan ibu hamil, namun juga bisa mempengaruhi kesehatan janin.

terimakasih semoga informasi ini bisa membantu dan bermanfaat bagi bunda yang sedang hamil.

postby.novifitri28

 
















Kamis, 21 Februari 2019

Selamat datang diblog kami, kali ini kami akan menyampaikan informasi tentang Cara Mengetahui Janin Sehat Sejak dalam Kandungan
Memastikan setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat dalam kandungan adalah hal penting yang harus dilakukan oleh setiap ibu. Maka dari itu, tidak heran jika ibu hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki asupan nutrisi dan gizi yang baik.
Mendapatkan kehamilan yang sehat memang menjadi keinginan semua wanita. Selain rajin dan rutin memeriksakan kesehatan bayi pada dokter kandungan, kehamilan yang sehat juga dapat dirasakan melalui tanda awal kehamilan, serta kondisi ibu dan janin selama trimester awal hingga trimester akhir.

Berikut adalah tanda-tanda janin kamu sehat sejak dalam kandungan :

1.Ibu Mengalami Morning Sickness
Pada usia kehamilan awal atau trimester pertama, merasakan morning sickness adalah hal yang wajar dirasakan ibu hamil. Morning sickness nyatanya dapat menjadi patokan untuk kesehatan dan perkembangan janin. Morning sickness terjadi akibat adanya peningkatan hormon HCG yang berarti adanya pertumbuhan dan perkembangan janin pada masa kehamilan tersebut.
Namun perlu diperhatikan, terkadang mual dan muntah berlebih pada morning sickness menyebabkan asupan nutrisi dan gizi untuk kebutuhan janin berkurang. Sebaiknya ibu tetap perhatikan asupan nutrisi dan gizi yang baik pada saat masa-masa morning sickness untuk menghindari kekurangan nutrisi dan gizi pada pertumbuhan janin.
Namun perlu diperhatikan, terkadang mual dan muntah berlebih pada morning sickness menyebabkan asupan nutrisi dan gizi untuk kebutuhan janin berkurang. Sebaiknya ibu tetap perhatikan asupan nutrisi dan gizi yang baik pada saat masa-masa morning sickness untuk menghindari kekurangan nutrisi dan gizi pada pertumbuhan janin.

2. Perut Ibu Semakin Membesar

Pertambahan usia kehamilan tentu akan membuat berat badan dan panjang janin juga akan bertambah besar. Dengan demikian, perut ibu pun akan bertambah besar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Biasanya, ibu akan mengalami perkembangan yang signifikan setelah memasuki usia kehamilan 15 minggu. Apabila dalam kehamilan ibu tidak merasakan perubahan perut atau lingkar pinggang yang signifikan, sebaiknya ibu segera periksakan kandungan pada dokter.

3.Berat Badan Ibu Bertambah
Tidak hanya perut ibu yang semakin membesar, pada masa-masa kehamilan berat badan ibu juga biasanya akan bertambah sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan. Berat badan ibu akan bertambah karena janin yang akan terus bertambah beratnya, kemudian air ketuban yang juga akan bertambah sesuai perkembangan janin. Dengan bertambahnya berat badan ibu, ini menunjukan pertumbuhan janin yang sehat.

4.Ibu Tidak Mengalami Pendarahan
Ciri-ciri bayi sehat dalam kandungan adalah jika ibu tidak mengalami pendarahan selama masa kehamilan. Pendarahan memang tidak selalu diidentikan dengan masalah kehamilan, tapi sebaiknya dihindari. Karena pendarahan pada usia kehamilan muda bisa saja menjadi gejala keguguran. Sedangkan pada usia kehamilan yang cukup tua, pendarahan bisa menunjukan adanya gangguan pada plasenta dan cukup membahayakan janin.

5. Bayi dalam Kandungan Bergerak

Meskipun gerakan janin biasanya akan terasa saat usia kehamilan menginjak trimester kedua, gerakan janin nyatanya merupakan salah satu ciri bahwa kandungan sehat dan tidak bermasalah. Gerakan janin akan terasa semakin kuat seiring bertambahnya usia kehamilan. Namun, ibu jangan terlalu khawatir jika pada usia kehamilan 6 bulan gerakan janin sedikit berkurang. Ini dikarenakan pada usia kehamilan 6 bulan pertumbuhan janin semakin besar dan ruang gerak semakin sempit.

Jangan lupa menjaga asupan nutrisi dan gizi untuk kebutuhan ibu dan janin dalam kandungan. Mengunjungi dokter kandungan dengan rutin juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kandungan tetap sehat. Namun, jika ibu memiliki keluhan pada masa kehamilan segera konsultasi kedokter.
sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat terimakasih.

postby.novifitri28







































































4 Ciri-ciri Bayi Sehat

Selamat datang diblog kami, kali ini kami akan menyampaikan informasi tentang Ciri-ciri Bayi Sehat.
Sebagai orangtua, ibu tahu apa persis dengan kondisi dan karakter si kecil. Ibu mulai mengenali kebiasaan-kebiasaan bayi mulai lapar, lelah, senang, bahkan sakit.

Jika bayi sehat bagaimana tanda-tandanya? Ada beberapa informasi yang dapat dengan mudah ibu dapatkan untuk menjawabnya, pernyataan, "Bayi sehat menunjukkan berbagai perilaku, penampilan, dan temperamen." Untuk lebih jelasnya, berikut 8 tanda jika bayi dalam keadaan sehat:

 1. Bayi merasa tenang pada sentuhan dan suara ibu.
Bayi yang baru lahir akan sering menangis. Berbicara dengan bayi mungkin bukanlah solusi tepat saat ini. Suara ibu sebenarnya sudah dikenali bayi sejak dalam kandungan.
"Seorang bayi seharusnya berada di jarak dekat, dan suara Anda adalah sebagian besar dari pengalaman itu," kata Jennifer Shu, M.D., dokter anak dan penulis Heading Home With Your Newborn.
Setelah mereka lahir, mendengar suara Anda, dihangatkan dan digendong, dan merasakan panas tubuh Anda yang menenangkannya." Ketika anak tenang dengan kehadiran ibu, itulah langkah pertama terbentuknya ikatan dengan ibu dan tanda yang jelas bahwa ia berkembang secara emosional. Itulah tanda bayi sehat.

 2. Ibu mengganti 8 - 10 popok basah per hari dan bayi bertambah berat badan.
Bayi yang mendapatkan cukup ASI akan tumbuh sehat, bahkan jika terdapat perubahan berapa banyak bayi minum dari hari ke hari.
Jika ibu menyusui, bagaimana ibu bisa yakin bayi cukup minum ASI? Buktinya adalah popok basah. Sangat penting untuk menjaga kesehatan bayi, sehingga dokter anak dapat menilai apakah bayi tumbuh dengan normal. Popok basah adalah tanda terbaik ketika ia minum dengan kadar yang cukup.
Indikator ini lebih membuktikan bayi dalam kondisi sehat dibandingkan dengan berapa banyak ia mengkonsumsi makanan. Bayi tidak makan dalam jumlah yang sama setiap hari, atau bahkan setiap makan. "Ada lonjakan dan penurunan pertumbuhan," kata Dr Jennifer. Yang penting adalah bahwa berat badan bayi meningkat dari waktu ke waktu.

3. Bayi tenang dan penuh perhatian setidaknya beberapa kali setiap hari.
Hal ini dapat dibuktikan ketika bayi mulai mengamati lingkungan sekitar dan mulai belajar. Minggu-minggu pertama akan ditandai dengan pemberian makan (setiap 2 jam) dan tidur (sekitar 16 jam sehari, tetapi hanya beberapa jam berturut-turut).
Dalam semua itu, ada waktu di mana bayi sering menangis dan jarang menangis. Ini tidak akan terjadi sampai bayi mulai mendapatkan kontrol dari otot mata dan fokus terhadap ibu.
Ketika bayi tenang dan waspada, ia akan memerhatikan segala sesuatu di sekitarnya dan mengolah semua jenis informasi baru.
"Bayi mulai memiliki waktu lebih terjaga ketika mereka berusia sekitar 1 bulan," kata Dr Jennifer. "Itulah saat mereka secara singkat dapat duduk dan meresapi isyarat visual."

 4. Bayi berbalik ke arah suara baru dan tenang untuk mendengarkan.

Pendengarannya berkembang seiringnya waktu dan ia menggunakan otaknya untuk membedakan suara. Bayi dapat mendengar sejak lahir, namun butuh beberapa minggu baginya untuk dapat menyaring kebisingan dalam kehidupan sehari-hari di luar rahim.
Gagasan bahwa beberapa suara lebih menarik daripada yang lain, misal bayi lebih tertarik dengan suara tertawa daripada suara bel. Suara musik, terutama akan mendapatkan perhatian bayi, baik itu berasal dari mainan atau stereo.
 
Terimakasih sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

postby. novifitri28





 




 







.

 



By :
Free Blog Templates