Selasa, 12 Maret 2019

5 Pantangan Ibu Hamil

Selamat datang diblog kami kali ini kami akan menyampaikan informasi tentang 5 Pantangan Ibu Hamil.

Pantangan ibu hamil perlu diketahui untuk menghindari dampak yang tidak baik bagi kehamilan. Pantangan ibu hamil bisa berupa makanan tertentu atau kebiasaan-kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.
Ibu hamil pasti tidak ingin hal yang buruk terjadi pada bayi dalam kandungannya. Untuk melindungi Si Buah Hati, ada beberapa pantangan yang sebaiknya Anda hindari, karena dapat membahayakan kandungan.

1.Merokok

Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.

2.Mengonsumsi Minuman Keras

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.

3.Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.

 4.Sauna atau Berendam Air Panas

Penelitian menunjukkan bahwa risiko keguguran dan cacat lahir dapat meningkat hingga dua kali lipat, jika Anda melakukan sauna atau berendam di air panas terlalu lama. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk membatasi waktu mandi hingga kurang dari 15 menit.



5.Kelebihan Berat Badan

Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

postby.novifitri28























0 Comments:

Post a Comment



By :
Free Blog Templates